Sate Jaran Gondolayu Yogyakarta

Sate Jaran Gondolayu Yogyakarta

Sate Jaran GondolayuSate adalah jenis makanan yang disukai oleh hampir semua orang. Ini karena sate dapat dibuat dari berbagai macam daging, seperti daging kambing, daging sapi, daging ayam, dan daging kelinci. Tapi, ada juga beberapa jenis sate yang dibuat dari daging hewan yang sebenarnya kurang lazim untuk dimakan. Salah satu contohnya adalah sate kuda, yang dalam bahasa Jawa disebut Sate Jaran. Bagi mereka yang tinggal di kota Yogyakarta, menemukan penjual sate kuda bukanlah hal yang sulit. Di kota budaya ini, ada banyak penjual sate kuda, dan beberapa dari para penjual sate kuda ini sudah cukup terkenal. Salah satu penjual sate kuda yang terkenal di Yogyakarta adalah warung Sate Jaran Gondolayu.

Warung Sate Jaran Gondolayu sudah ada sejak tahun 1997. Sate ini cukup terkenal, bahkan sampai ke luar kota Yogyakarta. Warung sate kuda ini beralamat di Jalan Jendral Sudirman no.25, Yogyakarta. Karena ini adalah salah satu jalan utama di Yogyakarta, siapapun dapat menemukan warung sate kuda ini dengan mudah. Jalan Sudirman adalah jalan di sebelah timur Tugu Jogja. Menurut para penggemar sate kuda, sate ini mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan sate yang dibuat dari daging hewan-hewan lain. Contohnya, sate kuda kaya akan serat, dan tidak banyak lemaknya. Ini karena kuda adalah binatang yang cenderung aktif dan banyak bergerak. Tapi, ini tidak berarti bahwa sate kuda alot dan susah untuk dinikmati. Bahkan, sate kuda yang disajikan di warung Sate Jaran Gondolayu cukup empuk dan mudah untuk dikunyah.

Sebenarnya para penggemar sate kuda menggemari makanan yang satu ini bukan semata-mata karena kenikmatannya. Sebagian besar dari mereka menggemari sate kuda karena percaya bahwa sate ini mempunyai khasiat yang luar biasa. Konon, daging kuda dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Selain itu, daging kuda juga dipercaya dapat meningkatkan gairah dan stamina. Entah benar atau tidak, yang jelas sate kuda cukup menarik untuk dicoba. Dan walaupun daging kuda sebenarnya bukan daging yang lazim dikonsumsi, rasa sate kuda sedikit banyak mirip dengan rasa sate sapi, sehingga siapapun pasti dapat menikmatinya. Jadi sate kuda adalah kuliner yang unik, tapi rasanya tidak ekstrim.

Warung Sate Jaran Gondolayu melayani pembeli setiap hari dari jam 09.00-21.30. Anda tidak perlu khawatir karena walaupun daging kuda lebih sulit untuk didapatkan daripada daging sapi atau daging lainnya, harga sate kuda tidak mahal. Harga satu porsi sate kuda yang berisi 6 tusuk hanya Rp.10.000 saja. Cukup murah bukan? Dan jika Anda memutuskan untuk mencoba sate kuda, pastikan bahwa Anda menikmatinya disana, karena sate ini rasanya paling lezat saat masih panas.

Kuliner Pagi Bubur Imogiri

Kuliner Pagi Bubur Imogiri

Yogyakarta adalah tujuan wisata yang pas bagi para wisatawan yang menggemari wisata kuliner. Di kota budaya ini, terdapat banyak tempat makan yang enak, baik itu warung yang sederhana, ataupun restoran yang cukup mewah. Salah satu dari sekian banyak sajian khas Yogyakarta yang tidak boleh dilewatkan adalah Kuliner Pagi Bubur Imogiri. Sajian khas ini dapat dinikmati di daerah Imogiri, yang letaknya di sebelah selatan kota Yogyakarta. Tapi, sajian khas ini bukan disajikan oleh warung makan biasa. Bubur Imogiri dijual di lapangan parkir Kompleks Pemakaman Raja-raja Imogiri, yang merupakan salah satu obyek wisata yang paling terkenal di daerah Yogyakarta.

Sekilas mungkin makan bubur di pelataran kompleks pemakaman terdengar aneh, apalagi bagi mereka yang belum pernah berkunjung ke Imogiri. Di antara begitu banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk makan, kenapa harus ke lapangan parkir sebuah kompleks pemakaman? Sebenarnya jika kita berkunjung kesana, kita tidak akan merasa aneh lagi. Disana, setiap Minggu pagi, banyak orang yang datang tidak hanya untuk menikmati Kuliner Pagi Bubur Imogiri, tapi juga untuk melakukan hal-hal lain seperti lari pagi, bersepeda santai, atau sekedar duduk-duduk sembari menikmati udara pagi yang sejuk. Jadi, sama sekali tidak ada kesan angker seperti pada kompleks pemakaman biasa.

Menikmati Kuliner Pagi Bubur Imogiri benar-benar cara yang sempurna untuk menikmati pagi hari di hari Minggu. Di lapangan parkir kompleks pemakaman ini, ada banyak penjual bubur ayam dan pecel. Tapi, selain bubur ayam sayur sengek plus sambal krecek dan pecel, sebagian besar dari para penjual makanan ini juga menyajikan menu lainnya, seperti lele goreng, opor telur, opor ayam, jenang, dan masih banyak lagi. Para pengunjung dapat menikmati beraneka ragam minuman. Tapi tentunya, yang paling unik dan harus mereka coba adalah wedang uwuh, yang merupakan minuman khas daerah Imogiri. Sekilas memang minuman ini kelihatan aneh, karena di dalamnya terdapat banyak daun-daunan dan bahkan potongan-potongan kayu berukuran kecil. Tapi, minuman ini tidak berbahaya, dan justru menyehatkan. Daun-daunan dan potongan-potongan kayu berukuran kecil yang dicampurkan adalah bahan-bahan yang mengandung berbagai khasiat. Memang sekarang sudah ada banyak wedang uwung yang sudah berbentuk kemasan. Tapi, wedang uwuh di pelataran parkir kompleks pemakaman ini tetap lebih enak.

Kuliner Pagi Bubur Imogiri adalah pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin menikmati berbagai makanan dan minuman yang lezat sembari menikmati pemandangan yang indah dan udara yang segar. Dan seperti tempat-tempat makan lainnya yang ada di daerah Yogyakarta, Kuliner Pagi Bubur Imogiri harganya sangat murah. Walaupun tempat ini relatif jauh dari kota Yogyakarta, tempat ini sangat terkenal. Dan biasanya, ada banyak mobil dengan plat luar kota yang pagi-pagi sudah berkunjung kesana.

Nikmatnya Bakmi Jawa Mbah Mo

Nikmatnya Bakmi Jawa Mbah Mo
Kita semua tahu bahwa di Yogyakarta ada banyak sekali warung yang menjual bakmi. Tapi, di kota budaya ini, hanya ada beberapa warung bakmi yang sangat terkenal. Salah satu warung bakmi yang sangat terkenal, bahkan hingga ke luar kota, adalah warung bakmi Mbah Mo. Warung bakmi ini letaknya cukup jauh dari kota Yogyakarta. Untuk sampai ke warung bakmi ini, kita harus menyusuri Jalan Parangtritis ke arah selatan, sampai menemukan perempatan Manding. Dari perempatan tersebut, kita harus berbelok ke kanan (barat). Kemudian, di traffic light berikutnya, kita harus belok ke kanan (utara). Setelah itu, kita harus menyusuri jalan yang relatif sepi, dan kita akan menemukan papan penunjuk jalan ke bakmi Mbah Mo, yang letaknya sekitar 100 meter masuk ke dalam jalan pemukiman. Jalan masuk terletak di sebelah kanan jalan, di pojok tikungan, jadi berbelok kesana biasanya terasa cukup sulit, terutama bagi mereka yang baru pertama kali berkunjung kesana.

Warung bakmi Mbah Mo cukup unik. Warung ini terletak di tengah perkampungan. Jadi, saat menuju ke warung bakmi ini, Anda akan merasa seperti akan mengunjungi rumah seseorang, dan bukan tempat makan. Saat sampai di warung bakmi ini, Anda akan melihat pemandangan yang menarik. Anda akan melihat sebuah warung bakmi yang sederhana, tapi halaman parkirnya dipenuhi oleh mobil. Mereka yang menjadi pelanggan tetap warung bakmi ini banyak yang bukan orang sembarangan. Banyak dari pelanggan warung bakmi ini yang merupakan orang penting, seperti pejabat, ataupun pengusaha. Selain itu, para wisatawan dari luar kota pun banyak yang menyempatkan diri untuk mengunjungi warung bakmi ini. Ada yang hanya karena penasaran, dan banyak juga yang sudah beberapa kali kesana.

Seperti kebanyakan warung bakmi lainnya yang ada di Yogyakarta, warung bakmi Mbah Mo buka dari sore sampai malam hari, atau lebih tepatnya dari jam 17.00 sampai jam 23.00. Di warung bakmi ini, menu makanan yang tersedia adalah Bakmi Godog, Bakmi Goreng, dan Bakmi Nyemek. Jika dibandingkan dengan warung-warung penjual bakmi lainnya, memang harga bakmi di warung bakmi ini relatif mahal. Harga bakmi di warung ini antara Rp. 12.000 – Rp. 20.000. Tapi, Anda tidak akan merasa rugi karena memang rasa bakmi yang disajikan di warung bakmi Mbah Mo sangat enak. Jika Anda tidak ingin menunggu lama, sebaiknya Anda datang sekitar jam 17.00, saat warung bakmi ini baru saja buka dan belum banyak yang mengantri. Jika sudah banyak yang mengantri, biasanya Anda harus menunggu cukup lama, karena di warung bakmi ini, setiap porsi dimasak satu per satu. Walaupun warung bakmi Mbah Mo terlihat sangat sederhana, warung ini mempunyai sistem reservasi. Jadi, sebelum datang kesana, Anda dapat menelepon terlebih dahulu untuk memberitahukan jumlah peserta rombongan, apa saja yang dipesan, dan kira-kira tiba jam berapa.

 

klatak

Sate Klathak Pak Pong – Sate Kambing yang Unik dan Lezat

Sate klatakDi Yogyakarta, menemukan penjual sate, baik itu sate ayam maupun sate kambing, adalah hal yang sangat mudah. Tapi, menemukan penjual sate yang menyajikan sate yang benar-benar enak bukanlah hal yang mudah. Biasanya, kita harus mencoba membeli sate di beberapa tempat sebelum bisa menemukan yang benar-benar enak. Bagi para penggemar sate kambing, ada satu rumah makan sate kambing yang wajib untuk mereka kunjungi. Mereka tidak perlu khawatir, karena sate kambing yang disajikan di rumah makan ini dijamin enak. Rumah makan sate kambing ini adalah rumah makan Sate Klathak Pak Pong. Letak rumah makan ini cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta. Tapi, ini tidak menghalangi para pelanggan untuk sering datang kesana karena rasa satenya yang tidak tertandingi.

Sate Klathak Pak Pong terletak di bagian selatan kota Yogyakarta, tepatnya di daerah Imogiri. Untuk kesana, kita dapat mengikuti Jalan Imogiri Timur, lalu berbelok ke kanan (ke arah barat) saat sampai di traffic light. Tidak jauh dari persimpangan jalan tersebut, kita akan menemukan warung makan sate klathak ini di sebelah kanan jalan. Biasanya, pada siang hari, areal parkir rumah makan ini dipenuhi oleh mobil. Tapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Walaupun areal parkir penuh, biasanya di dalam rumah makan masih ada tempat duduk yang kosong, karena memang rumah makan ini cukup luas. Tapi yang jelas, saat kondisi ramai, kita harus menunggu antrian yang cukup lama.

Satu hal yang membuat orang-orang penasaran dengan Sate Klathak Pak Pong adalah nama dari sate itu sendiri. Selain itu, biasanya mereka juga penasaran dengan keunikan sate kambing ini. Kata “klathak” konon berasal dari suara saat sate kambing ini sedang dibakar. Sedangkan untuk keunikan sate kambing ini, dapat dilihat saat sate kambing ini dihidangkan di rumah makan Sate Klathak Pak Pong. Biasanya sate dibakar dengan ditusuk menggunakan tusuk sate yang terbuat dari kayu. Tapi sate klathak berbeda, karena dibakar dengan ditusuk menggunakan tusuk sate yang terbuat dari jeruji sepeda. Kenapa harus jeruji sepeda? Menurut penjual sate klathak, ada beberapa keuntungan menggunakan jeruji sepeda. Salah satunya adalah karena jeruji sepeda merupakan penghantar panas yang baik, sehingga daging dapat terbakar dengan sempurna. Dan tentunya, ini sangat mempengaruhi rasa.

Dari segi cara penyajian, Sate Klathak Pak Pong juga berbeda. Sate kambing biasa biasanya setiap porsi terdiri dari 5 tusuk sate atau lebih. Sedangkan sate klathak ini setiap porsi hanya terdiri dari 2 tusuk sate. Tapi, karena ukuran potongan dagingnya besar-besar, 2 tusuk sate sudah cukup banyak. Apalagi, sate kambing yang unik ini disajikan bersama kuah gulai yang sedap. Biasanya orang-orang yang tidak menyukai sate kambing menggunakan tekstur daging kambing yang cenderung alot sebagai alasan. Tapi, sate klathak yang dijual di Sate Klathak Pak Pong berbeda. Sate kambing yang unik ini empuk, jadi sangat mudah untuk dinikmati.

Peta Sate Klathak Pak Pong

sate-kambing-300x208

Menikmati Lezatnya Sate Kambing Samsuri

Menikmati Lezatnya Sate Kambing Samsuri

wisata kuliner
wisata kuliner sate kambing

Di Yogyakarta ada banyak sekali rumah makan yang menjual sate kambing. Tapi, jika Anda ingin menikmati sate kambing yang rasanya benar-benar enak, Anda harus mencoba mengunjungi Sate Kambing Samsuri. Warung yang menjual sate kambing dan beraneka ragam menu kambing lainnya ini terletak di Sambilegi, Maguwoharjo. Untuk sampai ke warung ini, Anda tinggal menyusuri ring road yang menuju ke arah bandara, kemudian masuk ke arah utara (kiri jalan) setelah melewati pertigaan ringroad Maguwo sejauh sekitar 400 meter. Letak warung ini sekitar 500 meter dari belokan tersebut. Biasanya, pada jam makan siang, warung ini dipenuhi oleh pembeli, sehingga Anda pasti dapat dengan mudah menemukannya.

Walaupun Sate Kambing Samsuri sangat terkenal, Anda jangan membayangkan akan menemukan sebuah rumah makan sate kambing yang mewah. Tampilan warung sate kambing yang terkenal ini bisa dibilang sangat sederhana. Bahkan, jika disana tidak berjajar kendaraan para pembelinya, mungkin Anda akan merasa ragu untuk mencoba. Mungkin pemilik warung sate ini memang sengaja mempertahankan kesederhanaan warungnya. Selain itu, proses pengolahan daging kambing di warung ini pun masih menggunakan cara-cara dan alat-alat tradisional. Tapi, walaupun warung sate kambing ini terlihat sangat sederhana, disana tersedia areal parkir yang cukup luas dan bisa menampung banyak mobil.

Jika Anda adalah seorang penggemar daging kambing, Sate Kambing Samsuri adalah warung yang paling pas untuk Anda kunjungi. Biasanya, sate kambing identik dengan daging yang agak alot. Tapi, sate kambing muda yang dijual di warung ini berbeda, karena dagingnya empuk, dan rasa dari bumbunya juga meresap dengan baik. Selain sate kambing, warung ini juga menjual menu-menu daging kambing lainnya yang rasanya tidak kalah lezat, seperti tengkleng, gulai, dan tongseng. Jika Anda berkunjung ke warung ini pada jam makan siang, Anda harus bersabar menunggu giliran karena antrian pasti panjang. Tapi yang jelas, Anda tidak akan merasa kecewa, dan rasa lapar selama menunggu akan membuat Anda semakin lahap dalam menyantap hidangan yang disajikan.

Di Yogyakarta sebenarnya ada banyak sekali warung yang menjual sate kambing. Tapi, hebatnya, warung Sate Kambing Samsuri terkenal hingga ke luar kota Yogyakarta. Jadi, jangan heran jika Anda menjumpai banyak mobil dengan plat luar kota disana. Selain itu, banyak pelanggan warung sate kambing ini yang merupakan public figure seperti artis atau pejabat. Selain rasanya yang lezat, sate, tengkleng, gulai dan tongseng yang disajikan di Sate Kambing Samsuri harganya juga sangat terjangkau. Kombinasi antara rasa yang lezat dan harga yang terjangkau inilah yang membuat Sate Kambing Samsuri menjadi sangat terkenal. Selain menu-menu daging kambing, warung ini juga menyajikan berbagai macam minuman.

Peta Sate Kambing Samsuri

ramuan-wedang-uwuh-300x225

Menikmati Wedang Uwuh Khas Imogiri

Menikmati Wedang Uwuh Khas Imogiri  

wedang-uwuh
wedang-uwuh

Bagi orang-orang yang mengerti bahasa Jawa, pasti nama Wedang Uwuh terdengar menggelitik. Kata “wedang” berarti minuman panas, dan kata “uwuh’ berarti sampah. Lalu apakah itu berarti bahwa Wedang Uwuh minuman yang isinya sampah? Tentu saja tidak. Wedang Uwuh adalah minuman yang berasal dari bagian selatan kota Yogyakarta. Minuman ini dibuat dari bahan-bahan yang memang sekilas mirip dengan sampah. Di dalam Wedang Uwuh terdapat daun-daunan dan potongan-potongan kayu kecil, kurang lebih seperti apa yang kita dapatkan saat menyapu halaman depan rumah yang banyak pepohonannya. Tapi tentu saja, daun-daunan dan potongan-potongan kayu kecil ini bukan bahan-bahan yang ditambahkan secara asal-asalan. Beberapa jenis bahan yang ada di dalam Wedang Uwuh antara lain adalah serutan kayu secang, daun kulit manis, cengkeh, jahe, daun serai, dan kapulaga, yang semuanya bermanfaat bagi tubuh kita.

Biasanya orang-orang yang belum pernah minum Wedang Uwuh merasa ragu saat akan meminumnya untuk pertama kali. Tapi, sebenarnya rasa Wedang Uwuh ini cukup enak, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Minuman khas Yogyakarta, atau lebih tepatnya daerah Imogiri ini biasanya disajikan panas, sehingga cocok sebagai teman saat bersantai. Minuman ini juga cocok untuk dijadikan sajian saat menjamu tamu. Tapi tentunya, sang tuan rumah harus siap-siap menjelaskan jika ternyata para tamu belum pernah mendengar tentang Wedang Uwuh. Berbagai macam bahan yang ada di dalam Wedang Uwuh ditambahkan bukan tanpa maksud. Masing-masing bahan mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Contohnya, jahe berfungsi untuk menghangatkan badan. Sedangkan daun cengkeh, bermanfaat untuk mengatasi masuk angin, kembung, mual, dan masih banyak lagi.

Untuk dapat menikmati Wedang Uwuh, kita tidak perlu jauh-jauh ke daerah Imogiri. Sekarang, sudah banyak yang menjual minuman ini dalam bentuk sediaan kering yang berisi bahan-bahan penyusunnya. Ini mirip dengan minuman instan yang tinggal diseduh. Hanya saja, untuk Wedang Uwuh yang diseduh adalah berbagai macam dedaunan dan potongan kecil kayu yang sudah dikemas menjadi satu bungkus. Menyiapkan minuman ini sangat mudah. Kita hanya perlu menyeduh semua bahan-bahan yang ada dengan air panas, atau merebusnya sejenak. Saat warna merah khas Wedang Uwuh sudah keluar, itu berarti minuman ini sudah siap untuk diminum.

Sekarang Wedang Uwuh sangat mudah untuk dibeli, tidak hanya di kota Yogyakarta, tapi juga di kota-kota lain. Mereka yang berminat untuk mencicipi minuman yang unik ini dapat membelinya secara online. Saat ini sudah ada beberapa website yang menjual Wedang Uwuh. Bahkan, ada juga yang menjual Wedang Uwuh dalam bentuk yang jauh lebih praktis, yaitu kemasan celup, yang mirip dengan teh celup. Jadi “uwuh”nya sudah tidak ada lagi. Tapi tentu saja, menikmati Wedang Uwuh rasanya kurang lengkap tanpa melihat berbagai macam bahan yang mirip sampah mengambang di dalam gelas kita.

sate-klatak-300x225

wisata kuliner : sate Klatak

 

sate klatak
sate klatak

wisata kuliner : sate Klatak 

Sate klatak apa itu? Mungkin itu pertanyaan wajar apabila Anda berkunjung ke Kota Bantul, Yogyakarta akan bertanya-tanya karena di sepanjang jalan utama kota tersebut banyak warung makan sate klatak.

Kalau Anda penasaran cobalah mampir ke warung sate klatak Pak Pong yang tiap hari selalu ramai pengunjung dan dijamin sate klatak nya empuk. Sate klatak adalah sate daging kambing muda yang ditusuk dengan jeruji sepeda. Tusukannya bukan tusukan bambu biasa dan ukuran potongan daging kambingnya lebih besar tiga kali dari sate biasa. Tidak heran kalau penyajiannya tiap porsi hanya dua tusuk dan harganya Rp 12.000. Jadi harga per tusuknya Rp 6.000.

Sate klatak memiliki keunikan dan berbeda dengan sate biasa. Pada proses pembakaran sate klatak hanya dibumbui garam saja dan polos warnanya. Sedangkan sate biasa biasanya dibumbui lengkap dan sausnya sudah lazim dengan kacang atau kecap manis. Sate klatak yang bikin unik adalah cara penyajiannya dengan kuah gule kambing yang kental.

Sate klatak bertambah nikmat apabila makannya ditambahi menu lain tongseng dan tengkleng kambing. Paling istimewa menu tongseng kambing kepala. Tongsengnya lengkap banget ada mata, lidah, daging dan telinga dari kepala sapi. Harganya cukup murah untuk warga Jakarta, seporsi Rp 15.000 dibanding harga tongseng kambing biasa cukup Rp 10.000.

Makan di Warung Pak Pong perlu kesabaran. Karena pas hari libur pengunjungnya sangat ramai dan cara masak tongseng harus langsung dimasak per pesanan maka pengujung harus sabar menunggu kalau pesan makanan.

Tapi jangan khawatir bagi pengunjung yang kelaparan dan buru-buru ingin makan sate klatak. Pasalnya di daerah Bantul banyak berjejer warung sate klatak terutama yang di Jalan Imogiri Timur, Bantul. Anda tinggal pilih warung mana yang sepi pengunjung untuk memesan sate klatak.  Salah satu yang terkenal adalah sate klatak pak pong, jika di bandingkan dengan warung yang lain warung sate pak paong mempunyai tempat yang lebih luas dan mempunyai suasana yang paling pas untuk nongkrong atau sekerdar santai bersama keluarga atau rekan. Jika saya perhatikan para pengunjung , ada sebagian yang memang sengaja meeting disana. keren kan.