Museum Dirgantara Yogyakarta

Museum Dirgantara Yogyakarta

Para wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta tidak akan pernah kehabisan obyek wisata untuk dikunjungi. Di kota ini ada banyak sekali obyek wisata dengan tema yang berbeda-beda. Bagi mereka yang tertarik dengan dunia penerbangan, Museum Dirgantara Yogyakarta adalah obyek wisata yang tepat. Sesuai dengan namanya, museum ini menyimpan koleksi benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan kedirgantaraan. Tapi, bukan hanya benda-benda berukuran kecil saja yang tersimpan disana. Di dalam museum tersebut tersimpan banyak pesawat yang tentunya sangat menarik untuk diamati. Sekitar 40 pesawat dari berbagai negara ada disana. Museum tersebut juga memamerkan koleksi alutsista yang terdiri dari rudal dan berbagai persenjataan. Karena itulah, tidak heran jika area yang ditempati oleh museum ini sangat luas, sekitar 5 hektar, dengan bangunan yang luas totalnya sekitar 7600 m2. Bangunan di museum ini terbagi menjadi Ruang Utama, Ruang Kronologi I dan II, Ruang Alutsista, Ruang Paskhas (Pasukan Khas TNI Angkatan Udara), Ruang Diorama, dan Ruang Minat Dirgantara.

Letak Museum Dirgantara Yogyakarta tidak jauh dari pusat kota, sehingga museum ini sangat mudah untuk dijangkau. Museum dengan area yang sangat luas ini letaknya sekitar 200 meter dari Ring Road bagian timur, tepatnya di sekitar daerah Janti. Daya tarik utama dari museum ini adalah pesawat dan peralatan perangnya. Pesawat-pesawat yang dipamerkan pun bukan pesawat biasa, tapi sebagian besar pesawat yang memiliki nilai historis. Contohnya, ada Pesawat Pembom Guntai yang direbut dari Jepang pada jaman perang kemerdekaan dulu. Persenjataan yang dipamerkan juga persenjataan yang spesial, seperti roket, bom, senjata api, dan masih banyak lagi. Tapi, sebenarnya bukan hanya hal-hal seperti itu saja yang ada disana. Di dalam museum, para pengunjung juga dapat melihat-lihat foto-foto bersejarah, lambang-lambang Angkatan Udara, diorama sejarah, dokumen-dokumen dari masa perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan, dan masih banyak lagi. Jadi, para pengunjung dapat sekaligus belajar sejarah sambil berwisata.

Baca!  Museum HM Soeharto, Mengenal Sejarah Sang Penguasa Orde Baru

Selain sekedar melihat-lihat koleksi pesawat yang ada di Museum Dirgantara Yogyakarta, para pengunjung juga diperbolehkan untuk mencoba naik ke beberapa jenis pesawat. Para pengunjung  dapat berfoto layaknya seorang pilot, dengan biaya tambahan yang dikenakan per kamera. Ini tentunya dapat menjadi pengalaman yang tak terlupakan, khususnya bagi anak-anak. Biaya tambahan yang harus dibayarkan tidak mahal, hanya Rp. 1000,- saja. Museum ini dibuka untuk umum setiap hari mulai dari pukul 08.30 sampai dengan pukul 15.00. Tapi, pada hari Senin dan hari libur nasional museum ini tutup. Harga tiket masuk tidak mahal, hanya Rp. 3000,- saja per orang. Para pengunjung yang datang dalam rombongan yang terdiri dari 30 orang atau lebih akan mendapatkan potongan harga, menjadi Rp. 2000,- saja per orang.

Berikut ini adalah peta Museum Dirgantara Yogyakarta:


View Larger Map

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *