Mengunjungi Candi Sambisari di Kalasan

Mengunjungi Candi Sambisari di Kalasan

Mengunjungi Candi Sambisari di KalasanMemang saat para wisatawan ingin berkunjung ke sebuah candi, biasanya mereka berkunjung ke Candi Prambanan, atau Candi Borobudur. Padahal, masih ada beberapa candi lain di daerah Yogyakarta dan sekitarnya, yang cukup menarik untuk dikunjungi. Salah satu dari candi-candi ini adalah Candi Sambisari. Letak Candi ini cukup dekat dengan kota Yogyakarta. Letak candi ini kira-kira 12 kilometer di sebelah timur kota Yogyakarta, atau sekitar 4 kilometer sebelum Candi Prambanan. Menurut para ahli, candi ini dibangun pada zaman Kerajaan Mataram Kuno, yaitu pada abad ke 9 M. Candi ini ditemukan pada tahun 1966. Tapi, candi ini baru selesai dipugar pada tahun 1987. Memang, mengembalikan reruntuhan sebuah candi ke bentuk semula bukanlah hal yang mudah. Menurut para ahli, memugar candi seperti menyusun puzzle raksasa.

Nama Sambisari diambil dari nama desa dimana candi tersebut berada. Candi yang letaknya sekitar 12 kilometer dari pusat kota Yogyakarta ini cukup mudah untuk ditemukan. Para wisatawan yang ingin berkunjung ke candi ini tinggal menyusuri jalan Yogya-Solo. Lalu, di daerah Kalasan, mereka akan menemukan papan penunjuk jalan menuju ke candi ini. Jika dari arah Yogyakarta, belokan menuju ke candi ini berada di sebelah kiri jalan. Saat sampai di lokasi Candi Sambisari, biasanya para wisatawan merasa kaget karena candi ini tampak sangat kecil. Tapi sebenarnya, letak candi ini sekitar 6,5 meter lebih rendah daripada sekitarnya, sehingga yang tampak dari kejauhan hanyalah bagian atasnya.

Candi Sambisari di Kalasan

Di Kompleks Candi Sambisari terdapat 1 buah candi berukuran besar yang merupakan candi induk, dan 3 buah candi pendamping. Mungkin bagi orang awam, Candi Sambisari tampak seperti candi-candi lainnya. Padahal sebenarnya, candi ini cukup unik. Contohnya, kaki candi ini juga berfungsi sebagai alas. Jadi, letaknya sejajar dengan tanah. Selain itu, di bagian kaki Candi Sambisari tidak ada relief atau hiasan apapun. Jadi, bagian kaki candi ini polos. Beragam relief dan hiasan baru dapat dijumpai mulai dari bagian tubuh, sampai bagian puncak candi yang ada di bagian luar. Sekilas, relief dan hiasan-hiasan yang ada di candi ini tampak seperti motif batik.

Baca!  Serunya Rafting Kali Oyo

Di dalam bilik utama candi induk, terdapat lingga dan yoni yang ukurannya sekitar 1,5 meter. Ini ukuran yang cukup besar. Keberadaan lingga dan yoni di candi ini menunjukkan bahwa Candi Sambisari adalah candi yang berfungsi sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa. Konon, bilik ini digunakan untuk membuat air suci. Setelah berjalan-jalan mengelilingi candi dan memasuki bilik yang ada, para wisatawan dapat masuk ke ruang informasi. Disana, mereka dapat melihat koleksi foto yang menunjukkan kondisi awal candi ketika baru ditemukan. Disana juga terdapat koleksi foto dari benda-benda lain yang ditemukan saat penggalian, yang berupa arca dari perunggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *