Mencicipi Tongseng Bulus Kranggan

Mencicipi Tongseng Bulus Kranggan

tongseng bulusRasa kenyang bukanlah satu-satunya hal yang dikejar saat orang-orang mengunjungi sebuah rumah makan. Ada banyak rumah makan yang ramai dikunjungi oleh pembeli karena khasiat dari menu-menu yang disajikannya. Contohnya rumah makan yang menjual Tongseng Bulus. Kalau ada banyak daging hewan yang lebih lazim untuk dijadikan tongseng, seperti kambing dan ayam, kenapa harus bulus? Ternyata, konon, daging bulus mempunyai banyak khasiat. Beberapa penyakit yang diyakini dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi daging bulus antara lain adalah sesak nafas, asma, dan sakit gigi. Dan ternyata, tidak hanya dagingnya saja yang dipercaya mempunyai khasiat. Konon, batok tempurung bulus dapat mempercepat sambung tulang. Dan tangkur bulus, dipercaya dapat meningkatkan keperkasaan lelaki. Sedangkan minyak bulus, dipercaya dapat memperhalus kulit.

Di Yogyakarta ada beberapa rumah makan yang menyajikan tongseng bulus. Salah satu diantaranya adalah rumah makan milik Mbak Yanti yang ada di Jalan Kranggan Kios Nomor 1. Rumah makan sate dan tongseng bulus ini sudah ada sejak sekitar 15 tahun yang lalu. Dulu, yang berjualan sate dan tongseng bulus adalah kakek dari Yanti yang bernama Ali. Memang tidak seperti rumah makan yang menjual menu-menu standar, rumah makan sate dan tongseng bulus ini tidak penah terlihat ramai sekali. Tapi yang jelas, setiap harinya rumah makan ini didatangi sekitar 5 atau 6 orang yang sudah merupakan langganan. Bumbu tongseng yang digunakan untuk membuat tongseng bulus hampir sama dengan bumbu yang digunakan untuk membuat tongseng biasa. Tapi, khusus untuk sate bulus, rasanya memang agak pedas. Tapi ini justru bagus karena dapat mengurangi bau atau rasa amis daging bulus.

Dari segi rasa, sebenarnya tongseng bulus cukup enak. Begitu pula dengan sate bulus. Hanya saja, memang daging bulus sedikit amis. Tapi, setelah terbiasa, kita tidak akan menyadarinya, dan tentu saja akan terus makan dengan lahap. Harga tongseng bulus tidak mahal. Untuk membeli satu porsi tongseng bulus, kita hanya perlu membayar Rp. 12.000,- saja. Sedangkan untuk membeli satu porsi sate bulus yang berisi 5 tusuk, kita harus membayar Rp. 15.000,-. Seringkali ada pembeli yang datang khusus untuk membeli tangkur bulus. Dibandingkan dengan dagingnya, harga tangkur bulus jauh lebih mahal, sekitar Rp. 25.000,-. Konon, tangkur bulus sangat bermanfaat bagi para lelaki yang ingin meningkatkan kejantanannya.

Baca!  Rafting Kali Elo di Magelang

Dalam sehari, rumah makan yang menjual menu bulus ini menghabiskan 1 atau 2 ekor bulus. Daging bulus yang dijual di rumah makan ini didapatkan dari Pusat Penampungan dan Budidaya Bulus. Rumah Makan Sate dan Tongseng Bulus Mbak Yanti buka dari jam 10.00 hingga 21.00. Selain menjual sate dan tongseng bulus, rumah makan ini juga menjual minyak bulus dalam kemasan 15cc dan 100 cc.

Peta Tongseng Bulus Kranggan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *