Indahnya Suroloyo Pass

Indahnya Suroloyo Pass

Indahnya Suroloyo PassDi Yogyakarta dan sekitarnya ada cukup banyak obyek wisata alam. Salah satunya adalah Suroloyo Pass. Obyek wisata ini terletak di sebelah barat kota Yogyakarta. Letak obyek wisata ini cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta. Untuk sampai ke obyek wisata ini, kita dapat mengambil rute Godean – Sentolo – Kalibawang. Rute ini adalah rute yang paling cepat. Tapi, kita juga dapat mengambil rute lainnya yaitu Jalan Magelang – Pasar Muntilan – Kalibawang. Sebaiknya sebelum berangkat menuju ke Suroloyo Pass, kita memastikan bahwa kendaraan kita, dan juga kesehatan kita, dalam kondisi yang prima. Selain itu, ada baiknya jika kita membawa ban cadangan karena nanti di sepanjang jalan yang relatif sepi tidak ada tukang tambal ban.

Suroloyo Pass terletak di pegunungan Menoreh yang masuk dalam wilayah Kulonprogo. Di obyek wisata ini, kita dapat menikmati udara khas pegunungan yang sejuk dan bebas dari polusi. Untuk naik ke Puncak Suroloyo, kita harus memarkir kendaraan kita dan berjalan melewati jalan setapak. Jalan yang harus kita lewati dengan berjalan kaki menanjak, jadi cukup melelahkan.

Saat tiba di Puncak Suroloyo, kita dapat melihat keindahan 4 gunung yang ada di sekitarnya, yaitu Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro. Candi Borobudur juga dapat kita lihat dari Suroloyo Pass. Dan jika cuaca sedang cerah, obyek wisata ini adalah tempat yang sangat pas untuk menikmati keindahan matahari terbit ataupun terbenam. Di Suroloyo Pass terdapat 3 buah gardu pandang, yang masing-masing mempunyai kelebihan sendiri-sendiri, karena pemandangan yang terlihat dari masing-masing gardu pandang berbeda. Bahkan, sebenarnya 3 gardu pandang yang ada di obyek wisata ini bukanlah gardu pandang biasa, melainkan pertapaan. Masing-masin pertapaan ini pun mempunyai nama, yaitu Suroloyo, Sariloyo dan Kaendran.

Baca!  Tongseng Kelelawar – Kuliner Ekstrim dari Selatan Kota Yogyakarta

Indahnya Suroloyo Pass sunset

Pertapaan Suroloyo adalah pertapaan yang pertama kali kita jumpai saat naik ke Suroloyo Pass. Letak pertapaan ini sekitar 286 anak tangga dari bawah. Konon, dulu di pertapaan Suroloyo ini Sultan Agung Hanyokrokusumo bertapa untuk mendapatkan wangsit. Beberapa ratus meter dari pertapaan Suroloyo, terletak pertapaan Sariloyo dan Kaendran. Konon, pertapaan Sariloyo adalah Kiblat Pancering Bumi, atau pusat dari empat penjuru bumi. Jika kita naik ke pertapaan Kaendran, kita dapat menikmati indahnya pemandangan kota Kulon Progo dan Pantai Glagah. Ada baiknya jika kita membawa teropong dari rumah untuk dapat menikmati keindahan pemandangan dengan maksimal.

Selain pemandangan alam yang indah, di Suroloyo Pass, kita dapat mengamati aktivitas penduduk sekitar yang cukup menarik. Biasanya, penduduk sekitar sudah mulai beraktivitas sejak sekitar jam 5 pagi. Di sekitar Suroloyo Pass, sering tercium bau kemenyan. Tapi, ini tidak berarti bahwa tempat tersebut bernuansa mistis. Bau kemenyan berasal dari rokok sebagian besar penduduk sekitar yang memang sengaja dicampuri dengan kemenyan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *