Gua Kiskendo – Gua Dengan Berbagai Legenda yang Menarik

Gua Kiskendo – Gua Dengan Berbagai Legenda yang Menarik

Gua Kiskendo – Gua Dengan Berbagai Legenda yang MenarikDi sebelah barat kota Yogyakarta, ada beberapa obyek wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi. Bagi para penggemar susur goa, Gua Kiskendo adalah obyek wisata yang tidak boleh mereka lewatkan. Obyek wisata alam yang terletak di Dusun Sukamaya, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupatan Kulon Progo ini jaraknya sekitar 40 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Perjalanan ke obyek wisata ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam. Para wisatawan yang ingin berkunjung ke gua ini dapat menggunakan kendaraan umum, atau kendaraan pribadi. Tapi memang, menggunakan kendaraan pribadi jauh lebih praktis karena jika menggunakan bus, mereka harus berganti bus, sehingga cukup merepotkan.

Konon, Gua Kiskendo dulu ditemukan oleh seorang pertapa pada tahun 1700 an. Kemudian, pertapa yang bernama Ki Gondorio tersebut menjadi juru kunci Gua Kiskendo yang pertama. Tapi, kisah tentang Ki Gondorio bukanlah satu-satunya kisah yang berhubungan dengan Gua Kiskendo. Masih ada banyak versi cerita lain yang berhubungan dengan gua ini. Bahkan, ada salah satu versi yang menghubungkan gua ini dengan dunia pewayangan. Menurut versi yang ini, Gua Kiskendo dulunya adalah sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Mahesosuro. Tidak ada yang tahu persis sebenarnya versi yang mana yang benar. Tapi yang jelas, cerita-cerita mengenai Gua Kiskendo cukup menarik untuk didengarkan.

Gua Kiskendo bukanlah obyek wisata biasa. Oleh penduduk sekitar, gua ini dianggap sebagai tempat yang keramat. Ini mungkin karena ada begitu banyak cerita dan mitos yang berhubungan dengan gua ini. Selain itu, di dalam Gua Kiskendo, ada tempat-tempat yang memang sering digunakan untuk bertapa atau tirakatan. Karena gua ini dianggap sebagai tempat yang keramat, ada pantangan-pantangan yang harus dipatuhi oleh para pengunjung. Contohnya, para pengunjung tidak boleh membuang kotoran di dalam gua, tidak boleh menghina gua, tidak boleh merusak apapun di dalam gua, dan tidak boleh berbuat yang tidak sopan. Sebenarnya lepas dari berbagai mitos yang ada, pantangan-pantangan tersebut sangat baik, karena dapat menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Baca!  Candi Gebang – Candi yang Tidak Jauh Dari Pusat Kota

Gua Kiskendo adalah kompleks obyek wisata yang cukup luas. Di dalam gua ini, terdapat 15 ruangan, yang masing-masing memiliki nama. Selain itu, masing-masing ruangan juga memiliki cerita yang menarik. Contohnya, ada satu ruangan yang bernama Lidah Mahesosuro. Di ruangan ini terdapat batu yang seperti mempunyai lidah. Konon, lidah di batu ini adalah lidah Raja Mahesosuro yang dipotong oleh Subali supaya Raja tersebut tidak dapat hidup lagi. Contoh lain adalah ruangan bernama Lumbung Kampek, yang konon dulunya merupakan tempat untuk menyimpan barang-barang berharga milik Kerajaan Gua Kiskendo.

Sebagai obyek wisata, Gua Kiskendo memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti lahan parkir yang luas, tempat istirahat yang berbentuk pendopo, dan toilet umum. Di gekat gua ini, ada beberapa obyek wisata lain yaitu Gua Sumitro, Gunung Kelir, dan Watu Blencong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *