Curug Siluwok, Si Kecil Yang Menawan

Pengunungan Menoreh yang berada di Kulon Progo, Yogyakarta, memiliki destinasi wisata yang begitu banyak dan masih jarang orang mengetahuinya. Selain spot – spot perbukitan, air tejun juga menjadi salah satu yang menjadi daya tarik. Teradapat beberapa air terjun dan curug di sepanjang penggunungan Menoreh ini, yang tentunya sangat indah dan sayang jika dilewatkan saat berada di Yogyakarta. Curug Siluwok berlokasi Desa Keweron, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta.

 

Siluwuk

 

Letaknya tidak jauh dari Air Terjun Sidoharjo, Curug yang sedang hits di media sosial ini membuat banyak Netizen penasaran.  Tinggi tebing air terjun yang mencapai sekitar 20 meter dan alirannya yang tidak terlalu deras. Air terjun yang memiliki kolam dibawahnya ini bisa di gunakan untuk berenang atau sekedar bermain air. Airnya yang dingin dan suasana alam sekitar yang masih alami dan sejuk akan membuat pengunjung betah untuk berlama-lama disini.

 

siluwuk2

 

Seperti kebanyakan curug dan spot air terjun pada umumnya, jika datang ke tempat ini disaat musim kemarau maka air akan terlihat jernih, sebaliknya jika berkunjung ke lokasi ini saat musim penghujan maka air akan terlihat keruh. Beberapa batu besar maupun tebing di sekeliling air terjun bisa dipakai sebagai spot untuk meloncat, tentu saja dibutuhkan mental keberanian yang tinggi dan tentu syarat wajibnya adalah bisa berenang. Pada awalnya untuk menempuh perjalanan ke curug ini warga hanya mampu melewati jalan setapak yang masih berkontur tanah di pinggiran tebing serta jurang yang cukup dalam.

 

siluwuk3

 

Setelah banyak yang mengetahui keberadaannya dan seringnya dikunjungi wisatawan, warga setempat mulai memperbaiki akses jalan menuju curug. Jalan setapak mulai dipermanenkan dengan semen yang tentunya memudahkan pejalan kaki. Meskipun beberapa pecinta trecking banyak yang menyayangkan karena salah satu keseruan menuju curug ini menurut mereka karena jalannya yang sedikit ekstrim. Sesampainya di parkiran sepeda motor yang sudah di siapkan oleh penduduk setempat, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke lokasi curuk yang berjarak sekitar kurang lebih 1 kilometer atau ditempuh dalam waktu 15 – 20 menit. Perlu diperhatikan meskipun rute menuju ke curug sudah bagus dan permanen pengunjung tetap harus waspada terutama pada musim hujan, karena kondisi jalan yang basah akan menyebabkan trek sedikit licin.

Baca!  Bukit Parangndog, Menikmati Laut Selatan Dari Landasan Paralayang

 

siluwuk4

 

Untuk dapat menuju lokasi Curug Siluwuk pengunjung bisa berangkat dari Terminal Jombor menuju Cebongan, setelah itu ambil arah Seyegan , setelah sampai di Sayegan lanjut perjalanan ke Balangan hingga sampai di Kecamatan Minggir dan bertemu perempatan Dekso. Dari perempatan ini ambil arah Samigaluh, ikuti jalan hingga bertemu petunjug arah Curug Sidoharjo, ikuti petunjuknya. Namun jika tersesat jangan sungkan untuk bertanya kepada penduduk setempat. Saat sesampainya di curug, pengunjung bisa melihat air terjun yang cukup tinggi ini.  Jika ingin berbasah – basahan pengunjung wajib berhati – hati untuk tidak terlalu dekat dengan hilir air terjun karena di area tersebut cukup dalam, jadi bagi yang belum pandai berenang sebaiknya bermain di tepian yang memiliki kedalaman sekitan dada orang dewasa.

Hal yang perlu diperhatikan bagi para wisatawan yang sedang berkunjung ke Curug Siluwok,  warga sekitar sudah memfasilitasi infrastruktur berupa jalan menuju ke curug untuk mempermudah perjalanan, ada baiknya pengunjung ikut menjaga kebersihannya serta keindahan dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun merusak fasilitas yang ada guna mempertahankan ke asrian dari Curug Siluwok ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *