Pantai Jogan: Gabungan Antara Pantai dan Air Terjun

Pantai mana yang terbersit ingin anda kunjungi ketika berkunjung ke Jogjakarta? Hmmm, pantai Parang Tritis? Ya, pantai itu seakan-akan menjadi ikon kota Jogja. Tapi seiring banyak dibukanya kawasan wisata pantai-pantai baru, maka tak heran jika ikon pantai Jogja ini bukan lagi menjadi satu-satunya tujuan wisata pantai ketika anda berkunjung ke kota gudeg ini. Salah satu daerah yang sedang gencar-gencarnya membuka obyek-obyek wisata baru adalah Kabupaten GunungKidul.

(more…)

Read More

Museum Dirgantara Yogyakarta

Museum Dirgantara Yogyakarta

Para wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta tidak akan pernah kehabisan obyek wisata untuk dikunjungi. Di kota ini ada banyak sekali obyek wisata dengan tema yang berbeda-beda. Bagi mereka yang tertarik dengan dunia penerbangan, Museum Dirgantara Yogyakarta adalah obyek wisata yang tepat. Sesuai dengan namanya, museum ini menyimpan koleksi benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan kedirgantaraan. Tapi, bukan hanya benda-benda berukuran kecil saja yang tersimpan disana. Di dalam museum tersebut tersimpan banyak pesawat yang tentunya sangat menarik untuk diamati. Sekitar 40 pesawat dari berbagai negara ada disana. Museum tersebut juga memamerkan koleksi alutsista yang terdiri dari rudal dan berbagai persenjataan. Karena itulah, tidak heran jika area yang ditempati oleh museum ini sangat luas, sekitar 5 hektar, dengan bangunan yang luas totalnya sekitar 7600 m2. Bangunan di museum ini terbagi menjadi Ruang Utama, Ruang Kronologi I dan II, Ruang Alutsista, Ruang Paskhas (Pasukan Khas TNI Angkatan Udara), Ruang Diorama, dan Ruang Minat Dirgantara.

(more…)

Read More

Dataran Tinggi Dieng: Tempat Bersemayam Para Dewa

Dataran Tinggi Dieng

Terletak di antara perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Dataran Tinggi Dieng merupakan tempat tujuan wisata yang sangat terkenal di Jawa Tengah. Dieng secara etimologi berasal dari gabungan dua kata bahasa Kawi, yaitu “Di” yang bermakna tempat atau gunung dan “Hyang” yang berarti dewa. Jadi Dieng dipercaya merupakan tempat dimana para dewa bersemayam. Oleh karena itu tidak heran jika di dataran tinggi Dieng banyak ditemukan candi-candi bercorak Hindu.

(more…)

Read More

Mengikuti Wisata Trail Merapi

Mengikuti Wisata Trail Merapi

Mengikuti Wisata Trail MerapiBagi para penggemar wisata alam pegunungan, daerah Kaliurang dan sekitarnya adalah tujuan wisata yang menarik. Apalagi, sejak erupsi Gunung Merapi beberapa tahun yang lalu, daerah Kaliurang dan sekitarnya telah banyak berubah. Ada banyak tempat yang rusak, dan bahkan ada tempat-tempat tertentu yang rata dengan material dari Gunung Merapi. Di antara tempat-tempat yang terkena erupsi Merapi, yang paling parah adalah Dusun Kinahrejo. Untuk menjelajahi dusun ini dan tempat-tempat di sekitarnya, para wisatawan dapat menyewa sepeda motor trail. Mengikuti Wisata Trail Merapi adalah cara yang menarik untuk menikmati liburan. Motor trail adalah sepeda motor yang tangguh, yang dapat melewati medan-medan yang berat yang ada disana. Dan tentunya, naik motor trail rasanya berbeda dengan naik motor biasa.

Para wisatawan yang ingin mengikuti Wisata Trail Merapi harus memakai berbagai macam perlengkapan untuk keselamatan, seperti helm, dan sebagainya. Ini ditujukan untuk menjaga keselamatan mereka selama berpetualang dengan mengendarai motor trail. Sebaiknya para wisatawan yang mengikuti Wisata Trail Merapi adalah mereka yang mahir mengendarai motor. Tapi, mereka yang belum mahir mengendarai motor pun dapat mengikuti tour ini karena mereka dapat membonceng saja. Tapi bagaimanapun juga, menjelajahi daerah-daerah yang dulu terkena erupsi Merapi terasa jauh lebih menegangkan jika kita mengendarai sendiri motor trail yang disewa. Jika kita memilih untuk mengendarai sendiri, akan ada pemandu yang menemani kita dengan mengendarai motor trail sendiri.

Wisata Trail Merapi bukanlah tour yang mahal. Tersedia beberapa paket yang harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp. 150.000,- per orang. Bahkan, jika untuk jarak yang sangat dekat, para wisatawan hanya perlu membayar Rp. 50.000,- saja. Secara umum, paket-paket yang tersedia terbagi menjadi dua, yaitu paket yang lintasannya pendek, dan paket yang lintasannya panjang. Selain itu, tersedia juga paket khusus bagi para wisatawan yang ingin menikmati indahnya pemandangan saat matahari terbit. Paket-paket tour yang tersedia mengunjungi tempat-tempat yang berbeda. Tapi, rata-rata mengunjungi Kaliadem, Batu Alien, Desa Wisata Petung, dan Makam Mbah Maridjan.

Di Dusun Kinahrejo, para wisatawan memang tidak diperkenankan membawa kendaraan mereka sampai ke atas. Tapi, menyewa motor trail bukanlah satu-satunya fasilitas transportasi yang ada disana. Bagi para wisatawan yang merasa bahwa Wisata Trail Merapi terlalu menegangkan, tersedia ojek yang akan mengantarkan mereka sampai ke bekas rumah Mbah Maridjan dengan tarif Rp. 20.000,-. Sedangkan bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi tempat-tempat yang dulunya terkena erupsi Merapi dengan nyaman, tersedia banyak mobil Jeep yang dapat mereka sewa. Para wisatawan yang tertarik untuk mencoba Wisata Trail Merapi sebaiknya mencobanya saat cuaca cerah. Karena jika hujan, medan menjadi cukup sulit untuk dilewati dan licin.

Read More

Wisata Jeep Merapi

Wisata Jeep Merapi

Wisata Jeep Merapi

Beberapa tahun yang lalu Gunung Merapi meletus dan meluluh lantakkan desa-desa di sekitarnya. Sekarang, sebagian besar dari desa-desa yang hancur tersebut telah dibangun kembali. Tapi, ada beberapa tempat di lereng merapi yang tidak dibangun kembali, dan sekarang menjadi obyek wisata yang menarik. Para wisatawan yang ingin melihat sisa-sisa erupsi Gunung Merapi dari dekat dapat berkunjung ke Dusun Kinahrejo. Disana, mereka dapat menyewa sepeda gunung, motor trail, atau mobil Jeep beserta pengemudinya, untuk menjelajahi tempat-tempat yang dulu terkena erupsi Gunung Merapi. Bagi para wisatawan yang ingin menikmati tour di lereng merapi dengan nyaman, menyewa mobil Jeep beserta pengemudinya adalah pilihan terbaik.

Di Dusun Kinahrejo memang para pengunjung tidak diperkenankan untuk membawa kendaraan mereka sendiri sampai ke atas. Selain untuk menjaga ketertiban, hal ini juga untuk menjaga keamanan para pengunjung karena memang tidak sembarang kendaraan dapat digunakan untuk menjelajahi medan yang berat di lereng Merapi. Dengan menyewa mobil Jeep beserta pengemudinya, para wisatawan dapat dengan nyaman duduk di kursi penumpang, dan menikmati sensasi off-road di lereng Merapi, sembari melihat-lihat pemandangan sekitar. Dan tentunya, sepanjang perjalanan, sang pengemudi yang juga berperan sebagai pemandu wisata akan menceritakan berbagai cerita menarik tentang erupsi Merapi yang terjadi beberapa tahun yang lalu itu.

Mobil Jeep yang disewakan untuk Wisata Jeep Merapi adalah Jeep Classic dengan atap terbuka, baik itu Jeep Willys, Land Rover, atau Jimny Jangkrik. Setiap mobil Jeep dapat menampung 4 sampai dengan 5 orang penumpang. Saat ini tersedia 20 mobil Jeep yang siap melayani para wisatawan yang ingin melihat dari dekat sisa-sisa erupsi Merapi. Menyewa mobil Jeep untuk berwisata di lereng Merapi tidak mahal. Selain itu, tersedia beberapa paket dengan durasi yang berbeda-beda. Para wisatawan yang mengambil Short Route hanya perlu membayar Rp. 250.000,- saja. Paket tour ini durasinya sekitar 1 sampai dengan 1,5 jam. Para wisatawan yang ingin mengambil paket tour dengan durasi menengah dapat mengambil Medium Route. Paket ini tarifnya Rp. 350.000,- dengan durasi antara 2 sampai dengan 2,5 jam. Bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi lereng merapi secara menyeluruh, tersedia Long Route dengan tarif Rp. 450.000,- yang durasinya antara 2,5 sampai 3 jam. Selain itu, tersedia juga 2 paket spesial, yaitu Paket Sunrise Tour dan Paket Malam.

Setiap paket Wisata Jeep Merapi mempunyai rute yang berbeda-beda. Tapi, semuanya berangkat dari Basecamp (area parkir 1 wisata Vulcano Tour Merapi Kinahrejo), dan finish di Makam Massal Korban Merapi. Di Dusun Kinahrejo, para wisatawan dapat membeli berbagai macam souvenir dengan tema erupsi Merapi, baik itu foto, DVD, kaos, atau yang lainnya. Bagi para wisatawan mancanegara, tersedia pemandu khusus dengan biaya tambahan.

Read More

Wisata Air Embung Tambakboyo

Wisata Air Embung Tambakboyo

Wisata Air Embung TambakboyoBanyak orang yang berpikir bahwa untuk menikmati wisata air di Yogyakarta, mereka harus berkunjung ke salah satu pantai di Gunungkidul. Padahal, sebenarnya, ada wisata air yang letaknya sangat dekat dengan pusat kota Yogyakarta. Para wisatawan yang ingin menikmati wisata air tanpa harus menempuh perjalanan yang jauh dapat berkunjung ke Wisata Air Embung Tambakboyo. Dari nama obyek wisata air ini, kita dapat dengan mudah menebak lokasinya. Memang, obyek wisata air ini letaknya di Dusun Tambakboyo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Sampai sekarang masih banyak orang yang bahkan belum pernah mendengar tentang obyek wisata air ini. Ini dapat dimaklumi karena memang obyek wisata air ini baru dibangun pada tahun 2003, dan tidak didukung dengan promosi yang memadai.

Sebenarnya Embung Tambakboyo terletak di antara tiga Desa yaitu Condongcatur, Maguwo dan Wedomartani. Wisata Air Embung Tambakboyo sebenarnya bukan murni obyek wisata. Embung Tambakboyo adalah sebuah waduk yang luasnya sekitar 7,8 ha, dan volume tampungannya sekitar 400.000 m3. Berkat adanya waduk ini, penduduk sekitar tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan air. Setiap musim kemarau datang, mereka tidak perlu lagi menyuntik sumur. Walaupun fungsi utama Embung Tambakboyo adalah untuk menyimpan cadangan dan resapan air tanah, waduk ini dapat menjadi obyek wisata air yang menarik. Disana, para pengunjung dapat berolahraga, memancing, piknik, atau sekedar bersantai sembari menikmati pemandangan sekitar.

Wisata Air Embung Tambakboyo sunset

Letak Wisata Air Embung Tambakboyo tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta. Selain itu, lokasi obyek wisata air ini sangat mudah untuk dijangkau, baik dengan kendaraan umum, ataupun kendaraan pribadi. Letak Embung Tambakboyo sekitar 1,5 kilometer di sebelah utara perempatan ring road UPN Veteran Yogyakarta. Jadi, para wisatawan yang ingin berkunjung ke obyek wisata air tidak perlu menempuh perjalanan yang jauh. Bahkan, mereka dapat mengendarai sepeda ke Embung Tambakboyo. Lalu, saat sampai di waduk tersebut, mereka dapat bersepeda santai dan menikmati pemandangan yang unik. Di sekitar waduk ada banyak pepohonan yang hijau, sehingga udara di sekitar waduk segar dan ada banyak tempat berteduh.

Ada berbagai macam aktivitas yang dapat dilakukan oleh para wisatawan saat mereka sedang berada di Wisata Air Embung Tambakboyo. Para wisatawan yang gemar memancing dapat memancing ikan. Di waduk ini, ada ikan nila, wader, kotes, dan sepat. Lalu, mereka dapat membakar ikan-ikan hasil tangkapan mereka di salah satu warung yang ada di sekitar waduk tersebut. Embung Tambakboyo juga merupakan obyek wisata yang sangat pas bagi para wisatawan yang menggemari olahraga air. Di waduk ini, mereka dapat mendayung kano, menyewa jet ski, dan sebagainya. Embung Tambakboyo adalah obyek wisata air yang murah meriah. Tiket masuk ke waduk ini hanya Rp. 1000,- saja. Beberapa fasilitas yang tersedia di waduk ini antara lain adalah toilet umum, warung-warung makan, dan areal parkir yang memadai.

Read More

Indahnya Suroloyo Pass

Indahnya Suroloyo Pass

Indahnya Suroloyo PassDi Yogyakarta dan sekitarnya ada cukup banyak obyek wisata alam. Salah satunya adalah Suroloyo Pass. Obyek wisata ini terletak di sebelah barat kota Yogyakarta. Letak obyek wisata ini cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta. Untuk sampai ke obyek wisata ini, kita dapat mengambil rute Godean – Sentolo – Kalibawang. Rute ini adalah rute yang paling cepat. Tapi, kita juga dapat mengambil rute lainnya yaitu Jalan Magelang – Pasar Muntilan – Kalibawang. Sebaiknya sebelum berangkat menuju ke Suroloyo Pass, kita memastikan bahwa kendaraan kita, dan juga kesehatan kita, dalam kondisi yang prima. Selain itu, ada baiknya jika kita membawa ban cadangan karena nanti di sepanjang jalan yang relatif sepi tidak ada tukang tambal ban.

Suroloyo Pass terletak di pegunungan Menoreh yang masuk dalam wilayah Kulonprogo. Di obyek wisata ini, kita dapat menikmati udara khas pegunungan yang sejuk dan bebas dari polusi. Untuk naik ke Puncak Suroloyo, kita harus memarkir kendaraan kita dan berjalan melewati jalan setapak. Jalan yang harus kita lewati dengan berjalan kaki menanjak, jadi cukup melelahkan.

Saat tiba di Puncak Suroloyo, kita dapat melihat keindahan 4 gunung yang ada di sekitarnya, yaitu Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro. Candi Borobudur juga dapat kita lihat dari Suroloyo Pass. Dan jika cuaca sedang cerah, obyek wisata ini adalah tempat yang sangat pas untuk menikmati keindahan matahari terbit ataupun terbenam. Di Suroloyo Pass terdapat 3 buah gardu pandang, yang masing-masing mempunyai kelebihan sendiri-sendiri, karena pemandangan yang terlihat dari masing-masing gardu pandang berbeda. Bahkan, sebenarnya 3 gardu pandang yang ada di obyek wisata ini bukanlah gardu pandang biasa, melainkan pertapaan. Masing-masin pertapaan ini pun mempunyai nama, yaitu Suroloyo, Sariloyo dan Kaendran.

Indahnya Suroloyo Pass sunset

Pertapaan Suroloyo adalah pertapaan yang pertama kali kita jumpai saat naik ke Suroloyo Pass. Letak pertapaan ini sekitar 286 anak tangga dari bawah. Konon, dulu di pertapaan Suroloyo ini Sultan Agung Hanyokrokusumo bertapa untuk mendapatkan wangsit. Beberapa ratus meter dari pertapaan Suroloyo, terletak pertapaan Sariloyo dan Kaendran. Konon, pertapaan Sariloyo adalah Kiblat Pancering Bumi, atau pusat dari empat penjuru bumi. Jika kita naik ke pertapaan Kaendran, kita dapat menikmati indahnya pemandangan kota Kulon Progo dan Pantai Glagah. Ada baiknya jika kita membawa teropong dari rumah untuk dapat menikmati keindahan pemandangan dengan maksimal.

Selain pemandangan alam yang indah, di Suroloyo Pass, kita dapat mengamati aktivitas penduduk sekitar yang cukup menarik. Biasanya, penduduk sekitar sudah mulai beraktivitas sejak sekitar jam 5 pagi. Di sekitar Suroloyo Pass, sering tercium bau kemenyan. Tapi, ini tidak berarti bahwa tempat tersebut bernuansa mistis. Bau kemenyan berasal dari rokok sebagian besar penduduk sekitar yang memang sengaja dicampuri dengan kemenyan.

Read More

Sosrowijayan Kampung Internasional

Sosrowijayan Kampung Internasional

Sosrowijayan Kampung InternasionalSebenarnya di Yogyakarta ada banyak sekali obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Hanya saja, sebagai tempat tujuan wisata, Yogyakarta memiliki satu kekurangan. Rata-rata obyek wisata di Yogyakarta kurang mampu untuk mengakomodasi wisatawan asing, baik dari segi fasilitas, ataupun yang lainnya. Tapi, sebenarnya di Yogyakarta ada satu daerah yang dapat mengakomodasi wisatawan asing dengan baik. Daerah ini bernama Sosrowijayan Kampung Internasional. Di daerah ini tersedia berbagai fasilitas yang diperlukan oleh wisatawan asing. Tapi tentunya, ini tidak berarti bahwa daerah ini tertutup untuk wisatawan domestik. Segala fasilitas yang ada di Sosrowijayan Kampung Internasional juga sangat mendukung wisatawan domestik yang ingin berlibur di Yogyakarta.

Letak Sosrowijayan Kampung Internasional sangat strategis. Kampung ini berada di kawasan Malioboro, yang memang merupakan salah satu kawasan favorit para wisatawan. Ada banyak hal yang membuat wisatawan asing menyukai kampung ini. Disana, terdapat fasilitas yang lengkap, seperti hotel, restoran, biro perjalanan, toko cindera mata, dan masih banyak lagi. Selain itu, ada banyak tempat di Sosrowijayan Kampung Internasional yang mengakomodasi budaya barat, sehingga para wisatawan mancanegara merasa seakan-akan mereka tidak jauh dari rumah. Contohnya, saat musim liburan wisatawan dari Eropa, hotel-hotel di daerah tersebut akan menyesuaikan dengan kultur eropa. Makanan yang disajikan di restoran yang ada di hotel-hotel tersebut adalah makanan Eropa. Demikian halnya saat musim liburan wisatawan dari Amerika. Makanan yang disajikan di restoran yang ada di hotel-hotel tersebut adalah makanan Amerika.

Sebenarnya daerah Sosrowijayan terbagi menjadi dua, yaitu Sosrowijayan Wetan dan Sosrowijayan Kulon. Tapi, yang lebih dahulu terkenal sebagai Kampung Internasional adalah Sosrowijayan Wetan. Di Sosrowijayan Wetan, tersedia cukup banyak penginapan bagi para wisatawan. Menurut penduduk setempat, di daerah tersebut ada setidaknya 50 penginapan. Uniknya, walaupun daerah ini memanjakan wisatawan asing, tarif menginap di daerah ini sama sekali tidak mahal. Bahkan, bisa dibilang tarif menginap di daerah ini sangat murah. Masih ada beberapa penginapan yang menyediakan kamar dengan tarif sekitar Rp. 50.000,- per malam. Karena murahnya tarif menginap di daerah ini, banyak wisatawan asing yang tertarik untuk tinggal lebih lama di Yogyakarta.

Bagi para wisatawan asing, Sosrowijayan Kampung Internasional adalah daerah yang sangat menarik. Di daerah tersebut, hotel dan restoran seringkali mengadakan acara live music untuk menghibur para tamu. Selain itu, ada berbagai aktivitas menarik yang dapat dilakukan oleh para wisatawan asing. Contohnya, mereka dapat mengunjungi studio batik yang ada di daerah itu. Kemudian, disana mereka dapat belajar membatik. Warga daerah Sosrowijayan berbeda dengan warga daerah-daerah lain di Yogyakarta. Karena mereka biasa berinteraksi dengan wisatawan asing dari berbagai negara, banyak dari mereka yang memahami berbagai bahasa asing seperti bahasa Inggris, Belanda, Jerman, Perancis, dan Jepang. Walaupun memang belum lancar, tapi para wisatawan asing dari negara-negara tersebut setidaknya tidak akan merasa kesulitan saat berkomunikasi dengan mereka untuk mendapatkan informasi tentang Yogyakarta.

Read More

Sate Jaran Gondolayu Yogyakarta

Sate Jaran Gondolayu Yogyakarta

Sate Jaran GondolayuSate adalah jenis makanan yang disukai oleh hampir semua orang. Ini karena sate dapat dibuat dari berbagai macam daging, seperti daging kambing, daging sapi, daging ayam, dan daging kelinci. Tapi, ada juga beberapa jenis sate yang dibuat dari daging hewan yang sebenarnya kurang lazim untuk dimakan. Salah satu contohnya adalah sate kuda, yang dalam bahasa Jawa disebut Sate Jaran. Bagi mereka yang tinggal di kota Yogyakarta, menemukan penjual sate kuda bukanlah hal yang sulit. Di kota budaya ini, ada banyak penjual sate kuda, dan beberapa dari para penjual sate kuda ini sudah cukup terkenal. Salah satu penjual sate kuda yang terkenal di Yogyakarta adalah warung Sate Jaran Gondolayu.

Warung Sate Jaran Gondolayu sudah ada sejak tahun 1997. Sate ini cukup terkenal, bahkan sampai ke luar kota Yogyakarta. Warung sate kuda ini beralamat di Jalan Jendral Sudirman no.25, Yogyakarta. Karena ini adalah salah satu jalan utama di Yogyakarta, siapapun dapat menemukan warung sate kuda ini dengan mudah. Jalan Sudirman adalah jalan di sebelah timur Tugu Jogja. Menurut para penggemar sate kuda, sate ini mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan sate yang dibuat dari daging hewan-hewan lain. Contohnya, sate kuda kaya akan serat, dan tidak banyak lemaknya. Ini karena kuda adalah binatang yang cenderung aktif dan banyak bergerak. Tapi, ini tidak berarti bahwa sate kuda alot dan susah untuk dinikmati. Bahkan, sate kuda yang disajikan di warung Sate Jaran Gondolayu cukup empuk dan mudah untuk dikunyah.

Sebenarnya para penggemar sate kuda menggemari makanan yang satu ini bukan semata-mata karena kenikmatannya. Sebagian besar dari mereka menggemari sate kuda karena percaya bahwa sate ini mempunyai khasiat yang luar biasa. Konon, daging kuda dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Selain itu, daging kuda juga dipercaya dapat meningkatkan gairah dan stamina. Entah benar atau tidak, yang jelas sate kuda cukup menarik untuk dicoba. Dan walaupun daging kuda sebenarnya bukan daging yang lazim dikonsumsi, rasa sate kuda sedikit banyak mirip dengan rasa sate sapi, sehingga siapapun pasti dapat menikmatinya. Jadi sate kuda adalah kuliner yang unik, tapi rasanya tidak ekstrim.

Warung Sate Jaran Gondolayu melayani pembeli setiap hari dari jam 09.00-21.30. Anda tidak perlu khawatir karena walaupun daging kuda lebih sulit untuk didapatkan daripada daging sapi atau daging lainnya, harga sate kuda tidak mahal. Harga satu porsi sate kuda yang berisi 6 tusuk hanya Rp.10.000 saja. Cukup murah bukan? Dan jika Anda memutuskan untuk mencoba sate kuda, pastikan bahwa Anda menikmatinya disana, karena sate ini rasanya paling lezat saat masih panas.

Read More