Sumber Gbr: wonderfuljogja

Green Village Gedangsari, Sensasi Berkeliling Bukit Dengan Berjalan Kaki

Sumber Gbr: BangkitRanran
Sumber Gbr: BangkitRanran

Tidak habis rasanya membicarakan destinasi wisata Gunung Kidul, segala bentuk wisata ada di daerah yang terkenal dengan Nasi Tiwulnya ini. Mulai dari Pantai, Perbukitan, Goa, Desa Wisata dan berbagai objek lainnya ada disini. Dan yang baru – baru ini menyeruak ke permukaan dan menjadi bahasan hangat di media sosial adalah Green Village Gedangsari. Diresmikan pada tahun 2015 kemarin, pembangunannya sendiri menghabisakan total dana sekitar Rp 2 miliar dengan bantuan dana dari PNPM MP3KI.

Sumber Gbr: wonderfuljogja
Sumber Gbr: wonderfuljogja

Berdiri di puncak Gedangsari, Green Village Gedangsari terletak di perbatasan antara Gunung Kidul dan Klaten, pengunjung bisa melihat kota Klaten dari sini. Keindahan panorama yang tersaji memang begitu memanjakan mata, terutama saat sore hari dan malam hari. Di sore hari pengunjung bisa melihat dan berfoto dengan background sunset yang cantik. Sementara itu saat malam hari kita bisa menikmati kerlap kerlip lampu pijar Kota Klaten. Sama seperti pemandangan malam hari ketika anda berada di  bukit bintang, pathuk, gunungkidul yogyakarta atau di bukit Dago, Bandung, Jawabarat. dan ini merukan tempat terbaik bagi kalian yang igin berfoto dengan background pemandangan gemerlap cahaya dari kota klaten.

Sumber Gbr: lialiyoel
Sumber Gbr: lialiyoel

Tempat yang menawarkan kindahan pemandangan alam mulai dari bukit, pegunungan hingga dataran kota Jogja. Pengunjung dapat menikmati barisan gunung seribu yang identik dengan Gunungkidul sekaligus menikmati kota di bawahnya. Objek wisata Green Village Gedangsari yang ada di Gunungkidul Yogyakarta ini tidak memberlakukan tiket masuk alias gratis. Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun ketika ingin masuk ke tempat wisata ini. Melainkan sebagai gantinya, Anda hanya akan dikenakan biaya parkir kendaraan saja sebesar Rp 2.000 untuk parkir motor dan Rp. 5.000 untuk parkir mobil. Selain menyajikan panorama alam yang begitu apik, pengunjung juga bisa membawa pulang oleh-oleh hasil kerajinan masyarakat dusun setempat.

Sumber Gbr: wisatabagus
Sumber Gbr: wisatabagus

Yang unik dari Green Village Gedangsari adalah mempunyai jalan seperti jembatan yang menghubungkan bukit satu dengan bukit lainnya. Pengunjung bisa berkeliling bukit hanya dengan berjalan kaki serta dimanjakan oleh pemandangan yang sangat indah. Jika Anda lelah berjalan menyusuri jalan di tempat wisata Green Village Gedangsari, Anda dapat beristirahat di gazebo atau rumah – rumahan yang tersedia tanpa dipungut biaya sepeserpun. Sebagai destinasi wisata, Green Village Gedangsari juga telah memiliki fasilitas lengkap bagi para pengunjung sehingga pengunjung merasa nyaman berada di desa wisata ini. Selain Gazebo – gazebo yang telah disediakan untuk wisatawan menikmati pemandangan, toilet, mushola, hingga fasilitas jalan menurun yang telah dipagari untuk memberikan rasa aman bagi para pengunjung ketika ingin lebih dekat dengan alam Gedangsari juga sudah disiapkam.

Lokasi Green Village Gedangsari

Terletak di Dusun Guyangan Lor Desa Mertelu Gedangsari Kabupaten Gunung Kidul, atau sekitar 40 km dari pusat Kota Jogja dengan 2 jam perjalanan. Lokasi Green Village Gedangsari ini cukup mudah ditemukan dari arah mana saja, seperti Klaten atau Kota Yogyakarta. Jika pengunjung datang dari arah Wedi, Klaten, cukup arahkan kendaraan ke arah selatan melalui Dusun Watugajah. Jika pengunjung datang dari arah Bayat, arahkan kendaraan ke selatan melalui Desa Tegalrejo kemudian ke barat menuju Guyangan Lor. Sementara rute dari Kota Yogyakarta, pengunjung bisa mengikuti rute Jl Jogja – Wonosari, atau rute lain melalui Solo – Klaten ke arah Wedi. Dari sini rute yang akan dilewati sama seperti sebulmnya yakni ke arah Dusun watu gajah

Peta Green Village Gendangsari

Sumber Gbr: Maspeot

Goa Seplawan, Goa Indah di Perbatasan Jogja

Letaknya tepat di perbatasan antar Yogyakarta dengan Jawa Tengah atau tepatnya di Purworejo. Jika anda pernah mengunjungi Goa Kiskendo maka dari situ berjarak sekitar 5 KM ke arah Selatan. Setelah sampai di Gerbang Pintu Masuk Goa Seplawan. Tidak perlu terburu – buru untuk memasuki Goa, karena pemandangan di sekitar tidak kalah indah untuk di nikmati, anda bisa jalan kaki ambil arah kiri dengan sedikit naik tangga menuju Gardu Pandang Goa Seplawan. Di sini anda akan disambut dengan cantiknya taman hijau yang penuh dengan tanaman hias, terlihat asri, segar, sejuk dan nyaman. Namun jika anda ingin terlebih dahulu masuk ke dalam goa cukup berjalan lurus dari pintu masuk arah menuju ke bibir Goa.

(more…)

Sumber Gbr: jadiberita

5 Wisata Fotografi di Yogyakarta

Berwisata tidak lengkap rasanya jika tidak diabadikan dan di upload ke media sosial. Bahkan kekuatan media sosial lah yang selama ini menjadi ‘marketing’ bagi banyaknya objek wisata yang mulai menjamur di Yogyakarta. Beberapa orang rela menempuh jarak puluhan kilo hanya untuk mendapat sebuah gambar yang bagus, namun tidak jarang menjadi dilema ketika objek wisata yang memiliki pemandangan indah namun tidak di fasilitasi dengan spot foto yang mendukung. Berikut kami beri daftar lokasi wisata mana saja yang tidak hanya indah namun memiliki spot – spot fotografi terbaik.

(more…)

Sumber Gbr: foevah

Goa Selarong, Kisah Mistis Goa Yang Tak Tersentuh Belanda

Sumber Gbr: foevah
Sumber Gbr: foevah

Di beberapa sekolah dasar yang ada di Yogyakarta menjadikan tempat yang satu ini sebagai lokasi study dan pengenalan sejarah bagaimana hebatnya perjuangan Pangeran Diponegoro. Gua Selarong adalah gua bermuatan sejarah yang berlokasi di Dukuh Kembangputihan, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta. Gua yang terbentuk di perbukitan batu cadas ini digunakan sebagai markas gerilya Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830) melawan tentara Hindia Belanda. Pangeran Diponegoro pindah ke gua ini setelah rumahnya di Tegalrejo diserang dan dibakar habis oleh Belanda.

(more…)

Museum HM Soeharto, Mengenal Sejarah Sang Penguasa Orde Baru

Sumber Gbr: rumahdijual
Sumber Gbr: rumahdijual

Belakangan banyak perdebatan masalah layak atau tidaknya Mantan Presiden RI yang ke 2 diberi gelar Pahlawan. Sebelum pembahasan lebih dalam mengenai pantas atau tidaknya, ada baiknya kita menelisik sejarah tentang sang Presiden melalui sebuah museum yang terletak di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pertama memasuki museum Soeharto Jogja ini, kita akan disambut oleh patung Pak harto yang berdiri tegak hasil karya Edhi Sunarso. Pada bagian bawah patung terdapat prasasti yang berisi keterangan lahir, wafat dan makam pak harto. Selain prasasi itu, ada juga prasasti peresmian yang ditandatangi pada 8 Juni 2013 oleh kedua pendiri museum ini. Jika kita memasuki pendopo  yang ada dibelakang patung, kita akan menemukan mutimedia yang berisi perjuangan beliau serta buku elektronik dan patung setengah badan disebelahnya.

(more…)

Bukit Parangndog, Menikmati Laut Selatan Dari Landasan Paralayang

Sumber Gbr: titik0jogja
Sumber Gbr: titik0jogja

Jika anda ingin mengunjungi wisata Pantai Parangtritis tidak ada salahnya mampir ke beberapa spot wisata lainnya yang letaknya tidak jauh dari Parangtritis. Mulai dari Gumuk Pasir, Landasan Pacu sampai Bukit Parangndog. Namun untuk kali ini Bukit Parangndog lah yang akan kita bahas tuntas. Secara administratif lokasi Bukit Parangndog terletak di kabupaten Gunung Kidul, tepatnya di desa Girijati kecamatan Purwosari, akan tetapi lokasinya tidak jauh dari Parangtritis. Maka dari itu jalur terdekat untuk bisa menuju lokasi ini adalah melewati Jalan Parangtritis.

(more…)

Pantai Gesing, Pantai Nelayan yang Memanjakan

Pantai Gesing merupakan salah satu pantai nelayan di Gunung Kidul, jadi tidak heran jika pantai ini dipenuhi oleh  perahu – perahu yang terparkir di bibir pantai. Barisan perahu yang cantik tidak jarang menjadi sarana foto – foto bagi pengunjung di Pantai Gesing. Berpasir putih dengan air yang jernih dan ombak yang kecil. Ciri khas dari pantai ini terdapat pada 2 karang besar yang mengapit pantai. Bagi yang gemar memancing, Pantai ini sudah terkenal dengan spot – spot nya yang mantab. Dari atas bukit batu karang yang berbatasan lansgung dengan laut selatan inilah biasanya para pemancing mengayun joran. Pantai ini memang kalah pamor dibandingkan dengan pantai Indrayanti, Baron, Siung, Wediombo dll. Namun yang pasti pantai ini tidak kalah cantik dengan pantai – pantai yang sudah jauh eksis sebelumnya.

(more…)

Pantai Ngelambor, Indahnya ‘Aquarium’ Bawah Laut

Berhadapan langsung dengan Samudera Hindia membuat pantai selatan pulau jawa memiliki karateristik ombak yang besar, sehingga tidak jarang pengunjung menemukan peringatan dilarang mandi di hampir semua pantai yang ada di selatan pulau jawa. Namun itu tidak berlaku di pantai yang satu ini. Pantai Nglabor yang terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul ini aman dari ombak khas laut selatan. Pantai Nglambor di kelilingi oleh dua bukit kapur yang mempesona. Dan dilindungi oleh 2 karang besar berada tepat di depan bibir pantai yang berbentuk seperti sepasang kura – kura dan warga sekitar menyebutnya dengan Watu Kalong dan Watu Kuntul.

(more…)

Taman Sungai Mudal, Pesona Taman di Tengah Air Terjun

Mudal3

 

Tak habis jika berbicara tentang tempat wisata di Yogyakarta, baru sekitar pertengahan tahun 2015 pemerintah daerah bersama masyarakat setempat meresmikan obyek wisata Taman Sungai Mudal. Berawal dari kesadaran warga sekitar untuk menjaga dan melestarikan sungai dilakukan lah pembersihan sungai sepanjang 600 meter, bebatuan kapur yang berada di area sungai pun mulai di tata sedemikian rupa. Perlahan – lahan sungai pun mulai terlihat indah dan banyak dikunjungi. Kini selain menjadi tempat wisata area air terjun ini juga bisa digunakan sebagai tempat outbound. Terletak di Dusun Banyunganti, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Taman Sungai Mudal berada tepat diatas 2 destinasi wisata Air Terjun lainnya yaitu Air Terjun Kembang Soka dan Kedung Pedut.

(more…)

Tembi Rumah Budaya, Tempat Seni, Budaya dan Wisata

Desa Tembi dahulunya merupakan salah satu tempat para abdi dalem katemben yang tugasnya menyususi anak-anak dan kerabat keraton. Maka desa ini kemudian dinamai desa Tembi. Berawal dari perpindahan Lembaga Studi Jawa (Lembaga yang didirikan pada tahun 1995 oleh Bapak P. Swantoro, sejarawan dan mantan wartawan Harian Kompas) ke desa Tembi pada tanggal 21 Oktober 1999 yang menempati tanah seluas 3.500 meter persegi dengan luas bangunan utama 212 meter persegi ini terletak di Jl Parangtritis Km. 8,4, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kegiatan Lembaga Studi Jawa berfokus pada dokumentasi dan pengkajian budaya Jawa. Hingga akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1999 diresmikan lah tempat ini sebagai Museum Rumah Budaya Tembi.

(more…)